GUDEG - Kuliner Jogja yang Paling Populer
Sentra Gudeg Wijilan dan Barek
Gudeg dapat ditemukan di hampir setiap sudut kota
Jogja. Namun kawasan Wijilan dan Barek lah yang paling kondang sebagai
sentra gudeg. Wijilan berada tidak jauh dari kompleks Kraton Yogyakarta
dan dapat dicapai dengan 10 menit berjalan kaki atau dengan naik becak.
Diawali oleh Bu Slamet yang mulai berjualan sejak tahun 1946, kini
sekitar 17 warung berderet memenuhi sisi Jl. Wijilan. Anda bisa memilih
gudeg sesuai dengan selera. Gudeg Yu Djum (Jl. Wijilan 31) misalnya,
menyajikan gudeg kering dengan rasa manis khas masakan Jogja. Kreceknya
diiris kecil kemudian dimasak menjadi sambal goreng kering berwarna
kekuningan. Jika menginginkan gudeg yang tidak terlalu manis, Anda bisa
bertandang ke Gudeg Bu Slamet (+62 274 380429; Jl. Wijilan 17).
Rata-rata warung gudeg di Wijilan buka dari jam 5.30 pagi hingga jam 8
malam, kecuali Gudeg Bu Tarto (Jl. Wijilan 15) yang buka 24 jam.
Bila Anda kebetulan sedang berada di belahan utara
Yogyakarta, cobalah datang ke Barek. Setiap subuh, penjual gudeg
berderet di pinggir jalan di sebelah utara kawasan Kampus UGM. Ketika
pagi mulai menjelang dan pedagang-pedagang ini mengemasi dagangannya,
masih ada warung gudeg Bu Ahmad (+62 274 520049; Jl. Kaliurang km 4,5)
yang kondang hingga kalangan artis dan pejabat, Yu Djum (+62 274 515968;
Jl. Kaliurang Km 4,5 Karang asem CT III/22), Yu Narni (+62 274 589687;
Jl. Kaliurang km 4,5 Karangasem CT III/19), atau Bu Tini yang buka
hingga malam. Warung-warung ini juga memberikan kesempatan bagi Anda
yang ingin melihat secara langsung proses memasak gudeg.
Dini Hari hingga Tengah Malam
Jogja adalah kota yang tak pernah tidur. Salah satu
nafas yang terus membuatnya terjaga adalah gudeg. Penjualnya silih
berganti menggelar dagangan dari dini hari hingga tengah malam. Kala
fajar tiba dan matahari belum keluar dari cakrawala, Wijilan dan Barek
sudah mulai menggeliat dengan aktivitas warga berburu gudeg untuk menu
sarapan mereka. Para penjual di sentra gudeg ini akan terus setia
melayani pelanggan hingga jam 8 atau 9 malam. Anda tiba-tiba ingin
merasakan kelezatan gudeg saat tengah malam buta? Jangan khawatir, Gudeg
Batas Kota (Jl. Adisucipto depan Saphir Square) yang mulai buka pada
jam 10 malam siap menggoda lidah Anda dengan rasa gudeg yang istimewa.
Atau Anda bisa mencoba sensasi menikmati gudeg langsung di pawon (dapur) Gudeg Pawon (Jl. Janturan 36-38 Warungboto).
Harga (April 2011):
1 porsi gudeg: Rp 7.000 - Rp 35.000
1 paket gudeg kering untuk oleh-oleh: Rp 50.000 - Rp 150.000
1 porsi gudeg: Rp 7.000 - Rp 35.000
1 paket gudeg kering untuk oleh-oleh: Rp 50.000 - Rp 150.000
Copyright © 2011 YogYES.COM
Sumber : http://www.yogyes.com/id/yogyakarta-tourism-object/traditional-culinary/gudeg/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar